Rabu, 28 Oktober 2015
Secarik Kerinduan
Secarik kerinduan menghampiri
meremus secuil hati yang masih tersisa
dalam genggam desiran darah mengalir
serasa membius di alam bayangan
kusampaikan rindu kepada angin yang lewat
sesaat berhalusinasi tentang cerita lama
di senja berselimut tebal halimun putih
duduk berdua diantara bebatuan hitam berlumut
kita semakin dekat dan semakin lekat
menikmati gemulai pucuk rerumputan yang bergoyang
saling bergesekan,,
masihkah tersimpan kidung lama kita ?
disisiku masih tersisa
Malam titian rindu
Malam dalam titian rindu
Berkalung merdu alunan kasihmu
Bergelayut manja dekapan hangatmu
Meski semu namun bayangmu
Selalu indah dipelupuk mataku
Syair-syair cinta ku
Sebuah lantunan bagi Bidadari ku
Bidadari yang menyimpan rahasia cinta
Rahasia cinta yang ada di Taman langit Surga,.
Duhai Kekasih hati ku
Daku masih SETIA diberanda ku
Menanti kasih menjemput mimpi
Karna ku ingin bahagia hingga akhir nanti
Teriring do'a-do'a kekasih
Tersemat satu harapan terpilih
Tiada jemu hingga SANG PENGUASA BUMI DAN LANGIT merestu
Dan bumi memberi jalan pada dua jiwa bersatu
Berkalung merdu alunan kasihmu
Bergelayut manja dekapan hangatmu
Meski semu namun bayangmu
Selalu indah dipelupuk mataku
Syair-syair cinta ku
Sebuah lantunan bagi Bidadari ku
Bidadari yang menyimpan rahasia cinta
Rahasia cinta yang ada di Taman langit Surga,.
Duhai Kekasih hati ku
Daku masih SETIA diberanda ku
Menanti kasih menjemput mimpi
Karna ku ingin bahagia hingga akhir nanti
Teriring do'a-do'a kekasih
Tersemat satu harapan terpilih
Tiada jemu hingga SANG PENGUASA BUMI DAN LANGIT merestu
Dan bumi memberi jalan pada dua jiwa bersatu
Sayang...
Sayang ...lihatlah tepian samudera itu,
di sana aku selalu tersenyum menyambut hadirmu
saat kerinduan itu benar bergetar adanya .
kini Remang menjemput
senja pun layu bersama harapan .
ketika buih rindu,.belum jua bersatu .
Kenanglah aku sayang
dengan gelombang dan pesisir pantai rindu
yang telah menjadi saksi bukti dari kisah kita ini .
Maafkan aku ...
bila sampai saat ini belum mampu hadir menemuimu
dalam penantianmu yang tulus seperti rasaku .
di sini hatiku jua mampu merasakan apa yang ada
dalam rasamu,,.aku dn hati ini masih untuk mu ....
Salam Senja yg Damai Berbalut Rindu,.
di sana aku selalu tersenyum menyambut hadirmu
saat kerinduan itu benar bergetar adanya .
kini Remang menjemput
senja pun layu bersama harapan .
ketika buih rindu,.belum jua bersatu .
Kenanglah aku sayang
dengan gelombang dan pesisir pantai rindu
yang telah menjadi saksi bukti dari kisah kita ini .
Maafkan aku ...
bila sampai saat ini belum mampu hadir menemuimu
dalam penantianmu yang tulus seperti rasaku .
di sini hatiku jua mampu merasakan apa yang ada
dalam rasamu,,.aku dn hati ini masih untuk mu ....
Salam Senja yg Damai Berbalut Rindu,.
Selasa, 27 Oktober 2015
RENUNGAN DALAM BERSIMPUH
☆☆
RENUNGAN DALAM BERSIMPUH☆☆
Ya Rabb ......
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun Mu yang luas ,,,
Aku hanyalah setetes embun di lautan Mu yang meluap hingga ke seluruh samudra ,,,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun Mu yang luas ,,,
Aku hanyalah setetes embun di lautan Mu yang meluap hingga ke seluruh samudra ,,,
Aku hanya sepotong rumput di padang mu
yang memenuhi bumi ,,,
Aku hanya sebutir kerikil di gunung Mu yang menjulang menyapa langit ,,,
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit Mu yang terntang luas ,,,
Aku hanya sebutir kerikil di gunung Mu yang menjulang menyapa langit ,,,
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit Mu yang terntang luas ,,,
Ya Rabb…
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapan Mu ,,,
Tiada Engkau sedikitpun memerlukanku akan
tetapi,
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada Mu ,,,
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapan Mu ,,,
Tiada Engkau sedikitpun memerlukanku akan
tetapi,
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada Mu ,,,
Ya Rabb...
Abdiku tiada arti ,,,
Ibadahku hanya sepercik air ,,,
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka Mu ,,,
Betapa sadar diri begitu hina dihadapan Mu ,,,
Abdiku tiada arti ,,,
Ibadahku hanya sepercik air ,,,
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka Mu ,,,
Betapa sadar diri begitu hina dihadapan Mu ,,,
Diri ini penuh dengan
kemaksiatan ,,,
Mulut ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Mata ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Hati ini telah terkotori oleh noda ,,,
Namun kami memiliki keinginan setinggi langit ,,,
Mulut ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Mata ini penuh dengan kemaksiatan ,,,
Hati ini telah terkotori oleh noda ,,,
Namun kami memiliki keinginan setinggi langit ,,,
Mungkinkah hamba yang hina
ini menatap wajah Mu Yang Mulia Lagi Maha Tinggi ??
Ya Rabb ....
Kami adalah hamba yang fakir di hadapan Mu ,,,
Tapi juga kikir dalam mengabdi kepada Mu ,,,
Semua makhluk Mu meminta kepada Mu ,,,
Kami adalah hamba yang fakir di hadapan Mu ,,,
Tapi juga kikir dalam mengabdi kepada Mu ,,,
Semua makhluk Mu meminta kepada Mu ,,,
Dan pintaku Ya Rabb ,,,
Ampunilah kami dan sudara saudara kami yang telah memberi arti dalam hidup kami ,,,
Ampunilah kami dan sudara saudara kami yang telah memberi arti dalam hidup kami ,,,
Sukseskanlah mereka ,,,
Mudahkanlah urusan mereka ,,,
Mudahkanlah urusan mereka ,,,
Mungkin tanpa kami sadari,
kami pernah melanggar aturan Mu ,,,
Melanggar aturan qiyadah
kami, bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah yang telah Engkau percayakan
kepada kami ,,,
Duhai Dzat Yang Maha
Pengampun ,,,
Ampunilah kami ,,,
Ampunilah kami ,,,
Pertemukan kami dalam
syurga Mu dalam bingkai kecintaan kepada Mu ,,,
Ya Rabb ...
Siang kami tak selalu dalam iman yang teguh ,,,
Malam kami tak senantiasa dibasahi airmata taubat ,,,
Pagi kami tak selalu terhias oleh dzikir pada Mu ,,,
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit ,,,
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu ,,,
Atau dalam maksiat kepada Mu ,,,
Siang kami tak selalu dalam iman yang teguh ,,,
Malam kami tak senantiasa dibasahi airmata taubat ,,,
Pagi kami tak selalu terhias oleh dzikir pada Mu ,,,
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit ,,,
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu ,,,
Atau dalam maksiat kepada Mu ,,,
Ya Rabb kami ,,,
Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!
Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!
Aamiin...
Apa Yang Bisa Aku lakukan
Apa yang bisa saya lakukan,
selain bersimpuh di atas sajadah lusuh,
berkalung sorban panjang yang telah usang,
seutas tasbih yang kusam karena lama tak terjamah tangan...
Apa yang bisa saya lakukan,
selain mengankat kedua tangan untuk munajat,...
seraya berharap terpenuhinya hajat,
bersujud untuk memohon tecapainya maksud,
berdo'a untuk memohon petunjuk-NYA,...
Apa yang bisa saya lakukan,
hanya mampu menundukkan wajah yang hina karena lumurun dosa,...
menitikkan air mata teringat cela dan nista,..
Apa yang bisa saya lakukan,
karena saya hanya manusia biasa yang penuh dengan kekurangan dan keterbatasan,...
yang tak mampu menjangkau semua keinginan dan berjuta harapan.,..
yang tak mampu menggenggam bulan ditangan,..
ataupun memetik bintang sebagai penerang,...
Apa yang bisa saya lakukan,
selain memohon dan mengharap belas kasihan dari SANG PENGUASA ALAM DAN PEMILIK KEHIDUPAN...
berdoa dan berharap kepada SANG PENGUASA HATI DAN PENGENDALI TAQDIR,
YANG MAHA MENENTUKAN DAN MAHA MENGETAHUI segala sesuatu yang tersembunyi....
Aku hanya bisa memohon dan mengharap belas kasihan dari SANG PENGUASA ALAM DAN PEMILIK KEHIDUPAN...
selain bersimpuh di atas sajadah lusuh,
berkalung sorban panjang yang telah usang,
seutas tasbih yang kusam karena lama tak terjamah tangan...
Apa yang bisa saya lakukan,
selain mengankat kedua tangan untuk munajat,...
seraya berharap terpenuhinya hajat,
bersujud untuk memohon tecapainya maksud,
berdo'a untuk memohon petunjuk-NYA,...
Apa yang bisa saya lakukan,
hanya mampu menundukkan wajah yang hina karena lumurun dosa,...
menitikkan air mata teringat cela dan nista,..
Apa yang bisa saya lakukan,
karena saya hanya manusia biasa yang penuh dengan kekurangan dan keterbatasan,...
yang tak mampu menjangkau semua keinginan dan berjuta harapan.,..
yang tak mampu menggenggam bulan ditangan,..
ataupun memetik bintang sebagai penerang,...
Apa yang bisa saya lakukan,
selain memohon dan mengharap belas kasihan dari SANG PENGUASA ALAM DAN PEMILIK KEHIDUPAN...
berdoa dan berharap kepada SANG PENGUASA HATI DAN PENGENDALI TAQDIR,
YANG MAHA MENENTUKAN DAN MAHA MENGETAHUI segala sesuatu yang tersembunyi....
Aku hanya bisa memohon dan mengharap belas kasihan dari SANG PENGUASA ALAM DAN PEMILIK KEHIDUPAN...
Langganan:
Komentar (Atom)